- Detail
- Ditulis oleh Admin Utama
- Kategori: Berita
- Dilihat: 668
Tujuh Atlet Berprestasi SMAN 1 Kejobong Tembus Jalur SNBP Jurusan Olahraga

7 atlet pelajar SMA Negeri 1 Kejobong foto bersama kepala sekolah dan pembina atletik
KEJOBONG – SMAN 1 Kejobong kembali mengukir prestasi membanggakan di bidang olahraga. Sebanyak tujuh atlet pelajar dari sekolah tersebut dinyatakan lolos seleksi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di jurusan olahraga melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.
Tujuh atlet tersebut adalah Nur Kholidin cabang atletik dan silat, Oki Budi Hapsari cabang atletik, Jefita Afriana cabang atletik, Saiful Nur Hidayat cabang atletik, Nuriska Ramandha Sasfi cabang atletik, Pradipa Khayyan Nabil cabang petanque, dan Naufal Eky Saputra cabang atletik.
Keberhasilan ini membuktikan bahwa program pembinaan dan pelatihan intensif untuk siswa berbakat dan berpotensi di bidang olahraga dapat berjalan selaras dengan capaian pendidikan. Ketujuh siswa tersebut berhasil menembus universitas ternama berkat akumulasi nilai rapor yang stabil serta piagam penghargaan dari berbagai kejuaraan olahraga yang mereka ikuti selama masa SMA.
Kepala SMAN 1 Kejobong, Sugiyanto, S.Pd., M.Pd. menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap siswa. "Ini adalah buah dari kerja keras mereka yang mampu membagi waktu antara latihan keras dan kewajiban belajar. Kami berharap mereka bisa menjadi inspirasi bagi adik kelas bahwa prestasi olahraga adalah tiket emas menuju masa depan," ujarnya. "Hasil ini juga sebagai bukti bahwa salah satu visi SMAN 1 Kejobong yaitu 'Berprestasi' benar-benar terus menerus dicoba untuk diwujudkan," tambahnya.
Para atlet ini tersebar di beberapa kampus besar, seperti Universitas Negeri Semarang (Unnes), Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), dan Universitas Siliwangi (Unsil). Mereka mengambil program studi mulai dari Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) hingga Pendidikan Jasmani Sekolah Dasar (PJSD).
Guru sekaligus pembina petanque dan atletik SMAN 1 Kejobong, Purwani, S.Pd. dan Kaozal Dadi Legawan, S.Pd. saat ditemui di sela-sela kesibukannya melatih memberi tambahan informasi, "Selain tujuh Atlet tersebut, adalagi atlet yang diterima di perguruan tinggi swasta lewat jalur prestasi, yaitu Tri Putra di Politeknik Madyatika Purbalingga. Lalu, ada tiga atlet yang diterima di PTN jalur SNBP tapi bukan di jurusan olahraga, yaitu Muhamad Rizal Baihaqi, Anggit Dwi Novantara, Nikeisha Elga Verina."
Capaian ini mempertegas posisi SMAN 1 Kejobong sebagai salah satu sekolah di Purbalingga yang konsisten mencetak bibit unggul di bidang olahraga, sekaligus menjamin keberlanjutan karier pendidikan para atletnya.
- Detail
- Ditulis oleh Admin Utama
- Kategori: Berita
- Dilihat: 114
31 Siswa SMAN 1 Kejobong Lolos SNBP 2026,
Kisah Dian Risky Agustin Raih Golden Ticket Jadi Sorotan

Kejobong-Kabar membanggakan datang dari SMAN 1 Kejobong. Sebanyak 31 peserta didik berhasil lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 yang diumumkan pada Selasa, 31 Maret 2026, pukul 15.00 WIB. Di antara deretan prestasi tersebut, nama Dian Risky Agustin mencuri perhatian setelah diterima di Institut Teknologi Sepuluh November melalui jalur Golden Ticket sebagai Ketua OSIS.
Pengumuman SNBP tahun ini menjadi momen yang penuh haru dan kebanggaan bagi keluarga besar SMAN 1 Kejobong. Dari total 31 siswa yang dinyatakan lolos, mereka tersebar di berbagai perguruan tinggi negeri ternama. Sebanyak 14 siswa diterima di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, 9 siswa di Universitas Negeri Semarang (Unnes), 3 siswa di Universitas Tidar (Untidar), 2 siswa di Universitas Siliwangi (Unsil), serta masing-masing 1 siswa di UIN Sunan Kalijaga dan UIN Saizu Purwokerto.
Namun, sorotan utama tertuju pada Dian Risky Agustin yang berhasil menembus Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) melalui jalur golden ticket, sebuah jalur prestisius yang diberikan kepada siswa berprestasi dan memiliki rekam jejak kepemimpinan yang kuat.
Kepala SMAN 1 Kejobong menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas capaian tersebut. Ia menuturkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras siswa, dukungan guru, serta peran orang tua yang terus mendorong anak-anak mereka untuk berprestasi.
“Kami sangat bangga dengan pencapaian 31 siswa yang lolos SNBP tahun ini. Ini menunjukkan bahwa siswa SMAN 1 Kejobong mampu bersaing di tingkat nasional. Terlebih lagi, keberhasilan Dian Risky Agustin melalui jalur Golden Ticket menjadi inspirasi bagi seluruh siswa untuk tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aktif dalam organisasi,” ujarnya.
Dian Risky Agustin sendiri mengaku tidak menyangka bisa meraih kesempatan tersebut. Sebagai Ketua OSIS, ia terbiasa membagi waktu antara kegiatan organisasi dan akademik.
“Saya sangat bersyukur dan tidak menyangka bisa diterima di ITS melalui jalur golden ticket. Ini semua berkat dukungan guru, teman-teman, dan keluarga. Saya berharap bisa terus belajar dan membawa nama baik sekolah di jenjang yang lebih tinggi,” ungkap Dian dengan penuh haru.
Keberhasilan ini juga mencerminkan komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung potensi siswa, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Program pembinaan intensif dan pendampingan SNBP yang dilakukan sekolah terbukti mampu meningkatkan daya saing siswa.
Prestasi 31 siswa SMAN 1 Kejobong yang lolos SNBP 2026 bukan sekadar angka, melainkan bukti nyata bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah mampu membuka jalan menuju masa depan yang lebih cerah. Dari Kejobong, langkah-langkah kecil para siswa ini kini mulai menapaki panggung pendidikan tinggi nasional, membawa harapan besar bagi diri mereka sendiri, keluarga, dan almamater tercinta.
Penulis : Tim humas
- Detail
- Ditulis oleh Admin Utama
- Kategori: Berita
- Dilihat: 105
SMAN 1 Kejobong Terima Penghargaan Adiwiyata Mandiri 2025 di TMII

Heru Sujarwoko S.Psi (kanan) menerima penghargaan Adiwiata Mandiri
Jakarta – Pada Kamis, 11 Desember 2025, bertempat di Gedung Sasono Utomo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, telah dilaksanakan kegiatan Penyerahan Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tahun 2025. Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi dari Menteri Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup kepada sekolah-sekolah yang berhasil melaksanakan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS).
Penghargaan Adiwiyata diberikan kepada sekolah yang mampu menerapkan enam Perilaku Ramah Lingkungan Hidup (PRLH), yaitu kebersihan serta fungsi sanitasi dan drainase, pengelolaan sampah, penanaman dan pemeliharaan tanaman, konservasi atau penghematan air, konservasi atau penghematan energi, serta inovasi terkait lingkungan hidup.

Piagam Penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri 2025
Penyerahan penghargaan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Undangan Nomor B.361/C/SDM.5.2/12/2025 tentang Penyerahan Penghargaan Adiwiyata Mandiri dan Adiwiyata Nasional Tahun 2025. Pada tahun ini, Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup memberikan penghargaan kepada total 979 sekolah, yang terdiri dari 258 Sekolah Adiwiyata Mandiri dan 721 Sekolah Adiwiyata Nasional.
SMA Negeri 1 Kejobong menjadi salah satu sekolah yang berhasil meraih Penghargaan Adiwiyata Nasional 2025 bersama ratusan sekolah lainnya dari seluruh Indonesia. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup sebagai bentuk pengakuan atas komitmen sekolah dalam menerapkan perilaku ramah lingkungan, pengelolaan sampah, serta konservasi energi.
Koordinator Adiwiyata SMA Negeri 1 Kejobong, Bapak Heru Sujarwoko, S.Psi., menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja sama seluruh warga sekolah dalam membangun budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kesadaran dan aksi nyata dalam menjaga lingkungan, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat,” ungkapnya.
Dengan diraihnya penghargaan ini, SMA Negeri 1 Kejobong diharapkan dapat terus mengembangkan program lingkungan hidup serta menjadi inspirasi bagi sekolah lain dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. 🌱
Penulis : Tim Humas
- Detail
- Ditulis oleh Admin Utama
- Kategori: Berita
- Dilihat: 481
Ketua OSIS SMAN 1 Kejobong Raih Golden Ticket ITS, Lolos SNBP 2026
Dian Rizky Agustin (kiri) berfoto dengan kepala sekolah
Kejobong – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa SMA Negeri 1 Kejobong. Dian Rizky Agustin, siswi yang juga menjabat sebagai Ketua OSIS, berhasil diterima di Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 dengan dukungan golden ticket.
Dian, yang lahir di Purbalingga pada 31 Agustus 2008 dan berdomisili di Sokanegara, Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga, mengaku sangat bersyukur atas pencapaian tersebut. Ia menerima pengumuman kelulusan SNBP pada 31 Maret 2026, yang menjadi salah satu momen paling berkesan dalam hidupnya.

Dian Rizky Agustin membuka hasil pengumuman SNBP
Dalam proses pendaftaran SNBP, Dian memilih jurusan Teknik Material dan Metalurgi. Pilihan tersebut didasarkan pada minat dan kemampuan yang telah ia kembangkan selama menempuh pendidikan di sekolah. Kesempatan memperoleh golden ticket dari ITS semakin menguatkan tekadnya untuk melanjutkan studi di bidang tersebut.
“Saya ingin benar-benar mendalami dan berkembang di jurusan ini,” ungkap Dian.
Pada pendaftaran SNBP, Dian juga melampirkan dua sertifikat prestasi, yaitu sertifikat golden ticket ITS dan sertifikat sebagai Ketua OSIS. Kedua pencapaian tersebut menjadi bukti dedikasi dan kerja kerasnya, baik dalam bidang akademik maupun organisasi.
Dian pun berharap keberhasilannya dapat menjadi motivasi bagi adik kelasnya. Ia berpesan agar siswa tidak ragu untuk percaya pada kemampuan diri sendiri, aktif dalam organisasi maupun perlombaan, serta berani mencoba berbagai peluang.
“Setiap usaha dan proses pasti akan membawa hasil, bahkan di saat yang tidak kita sangka, seperti mendapatkan golden ticket,” pesannya.
Prestasi yang diraih Dian Rizky Agustin ini diharapkan dapat menginspirasi siswa lain untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama sekolah di tingkat yang lebih tinggi.
Penulis: Tim Humas
- Detail
- Ditulis oleh Admin Utama
- Kategori: Berita
- Dilihat: 98
Estafet Kepemimpinan SMAN 1 Kejobong: Menjaga Silaturahmi, Mengembangkan Diri Tanpa Batas

KEJOBONG – Suasana khidmat sekaligus haru menyelimuti SMA Negeri 1 Kejobong pada Jumat, 21 November 2025. Sekolah ini secara resmi menggelar acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Sekolah, menandai dimulainya babak baru dalam kepemimpinan lembaga pendidikan tersebut.
Jabatan Kepala Sekolah diserahterimakan dari pejabat lama, Bapak Bambang Yuniarto, S.Pd., M.M., kepada pejabat baru, Bapak Sugiyanto, S.Pd., M.Pd. Meski mutasi secara administrasi telah ditetapkan per tanggal 10 November 2025, prosesi sertijab baru dapat dilaksanakan dua pekan kemudian.
Pesan Haru dan Undur Diri Bapak Bambang Yuniarto
Dalam sambutannya, Bapak Bambang Yuniarto menyampaikan bahwa per 10 November 2025, beliau telah mendapatkan amanah baru untuk memimpin SMA Negeri 1 Rawalo, Banyumas. Beliau mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh keluarga besar SMAN 1 Kejobong.
"Banyak kenangan berharga, pengalaman bermakna, dan pelajaran penting yang saya dapatkan selama menjadi bagian dari keluarga besar SMAN 1 Kejobong," ungkapnya dengan penuh haru. Beliau juga memohon maaf jika selama masa kepemimpinannya terdapat tutur kata atau tindakan yang kurang berkenan, sembari berharap tali silaturahmi tetap terjalin erat meskipun raga tak lagi berada di sekolah yang sama.
Visi "Tanpa Batas" dari Bapak Sugiyanto
Sebagai nahkoda baru, Bapak Sugiyanto, S.Pd., M.Pd., yang sebelumnya bertugas di SMA Negeri 1 Mirit, Kebumen, membawa semangat segar ke Purbalingga. Beliau menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan proses belajar siswa serta mendongkrak prestasi sekolah.
Satu hal yang menjadi sorotan adalah ajakan beliau kepada seluruh guru dan karyawan untuk terus bertransformasi.
"Mari kembangkan diri kita tanpa batas. Nanti manfaatnya bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk keluarga, para siswa, sekolah, dan masyarakat luas," tutur Bapak Sugiyanto.
Selain fokus pada pendidikan, Bapak Sugiyanto juga memaparkan beberapa misi strategis untuk bersinergi di Purbalingga, mulai dari rencana melanjutkan studi S3 di Unsoed, menjalin kerja sama akademis, hingga mengeksplorasi potensi kuliner dan pariwisata di Purbalingga untuk diintegrasikan dengan kemajuan sekolah.
Membangun Kebersamaan Baru
Acara Sertijab ini tidak hanya sekadar formalitas perpindahan tugas, namun menjadi momentum penguatan solidaritas bagi seluruh civitas akademika SMAN 1 Kejobong. Semangat kebersamaan ini ditutup dengan jargon yang menggema di aula sekolah: "SMANKE HEBAT, SMANKE JAYA!"
Dengan kepemimpinan yang baru, SMAN 1 Kejobong optimistis dapat terus mencetak generasi unggul yang siap bersaing di masa depan.
Penulis: Tim Humas
Tanggal: 21 November 2025
Halaman 4 dari 17
